When Studying is A Life Style
Check this out to know What I have done for PembaTIK 4 https://www.youtube.com/watch?v=cuGaAVzDmI8&t=4s
Menjadi seorang guru yang tidak hanya ‘capable’ dalam melakukan tugasnya didalam kelas tetapi juga ‘able’ untuk tetap mengikuti perkembangan jaman menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi saya. Menggunakan istilah sekarang, maka seorang guru harus mampu melakukan pekerjaannya baik secara ‘offline’ atau hadir secara nyata didepan siswa didalam kelas juga harus mampu hadir secara ‘online’, terlebih disaat ketika pandemi sedang terjadi seperti sekarang ini.
Mungkin, adanya pandemic menjadi ‘blessing in disguise’ tersendiri. Dimana sekarang guru harus mampu menghadirkan proses pembelajaran dengan berbasis TIK. Artinya guru sekarang dituntut untuk dapat paling tidak menguasai pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengoperasikan computer serta aplikasi yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Sejak covid-19 melanda dan merubah kehidupan kita diberbagai bidang, termasuk didalamnya bidang Pendidikan. Secara langsung ataupun tidak langsung, guru harus mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Banyaknya aplikasi yang tersedia untuk menunjang proses pembelajaran, baik yang berbayar ataupun tidak juga menjadis sebuah phenomena yang menarik. Namun tentunya pemilihan dari aplikasi yang akan kita gunakan untuk kita tentunya didasarkan dengan kebutuhan, lokasi, serta fasilitas sarana dan prasarana yang tersedia disekolah dan juga yang dimiliki oleh siswa.Happy Birthday from SRB and DRB from South Kalimantan ... 😎😍🎈🎉
Wish you all the best ...
Suasana ruang guru yang biasanya terisi beberapa guru, hari itu terlihat lebih ramai dari biasanya. Walaupun pandemi sedang melanda kami, namun kami tetap menunaikan tugas tetap menerapkan protokol kesehatan.
Alhamdulillah, bertepatan dengan rapat bulanan Dewan Guru SMA Negeri 1 Mandastana, Kepala Sekolah, Bapak Arjudin, S.Pd., M.I.Kom. memberikan kesempatan kepada saya untuk mengadakan sosialisasi tentang kegiatan PembaTIK Level 4 dan Rumah Belajar.
Kesempatan berbagi dengan rekan-rekan sejawat dalam Kegiatan Optimalisasi Pembelajaran Daring dan Sosialisasi Inovasi Rumah Belajar dan PembaTIK.
Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru mata pelajaran Bahasa Inggris dari SMA se Kabupaten Barito Kuala, diantaranya SMA Negeri 1 Mandastana, SMA Negeri 1 Tamban, SMA Negeri 1 Alalak, SMA Negeri 1 Marabahan serta sekolah lainnya dan dibuka oleh Ketua MKKS Kabupaten Barito Kuala, H. Rasyidi, S.Pd., M.M.
Alhamdullilah ... Kegiatan berlangsung dengan lancar ....
Some Websites to Visit:
MIT BLOSSOMS Project:
Teachers from around the world have created video lesson plans on science, technology, engineering, and math subjects. These videos use a blended learning model, where the master teacher explains an activity, then a local teacher will stop the video and lead her or his students in the activity before continuing the video.
Edpuzzle:
Using videos from the internet (YouTube, Khan Academy, National Geographic…) teachers can insert questions for students to answer. Questions can be multiple choice, true or false, and short answers. Students can watch the videos independently, at home or school, and teachers can grade answers. Edpuzzle is a free site.
Quizziz:
Quizizz is a game like question and answer website. Teachers can create their own questions or search a topic for already made questions. Students can use computers or phones to answer the questions. Results are displayed so the teacher and students can see and compete against one another.
Code.org
This website is dedicated to teaching students how to do computer programming. There are lessons that students can follow at their own pace to learn different types of programming languages, from beginning to advanced. They also have video tutorials and contests. Each year, this website sponsors an Hour of Code worldwide activity. The site is available in Bahasa Indonesia.
Bahasa merupakan media ataupun alat yang membantu manusia berinteraksi antara satu dengan lainnya. Dengan bahasa, baik lisan, tulisan ataupun isyarat, komunikasi akan terjalin serta terjadi kontak sosial. Bahasa merupakan produk sosial atau budaya dari suatu kelompok masyarakat. Didalam tatanan masyarakat modern dewasa ini, serta semakin berkembangnya teknologi, bahasa inggris memegang peranan penting dalam komunikasi yang tidak hanya dibatasi oleh batas-batas geografis suatu negara, tetapi lebih jauh dari itu. Sehingga tidak mengherankan apabila bahasa Inggris digunakan hamper disemua belahan dunia untuk menjembatani perbedaan bahasa serta menjalin komunikasi antar penduduk dunia.
Sama halnya dengan Indonesia, dimana bahasa inggris juga diajarkan di sekolah-sekolah walaupun diajarkan sebagai bahasa asing. Mungkin, hal itulah yang menyebabkan banyaknya kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh pembelajar di Indonesia untuk menguasai bahasa Inggris.
Kesulitan-kesulitan ini bermacam-macam, mulai dari kesulitan mengucapkan kata, kesulitan dalam menuliskan atau mencari diksi yang sesuai, kesulitan dalam memahami makna atau konteks, dan juga kesulitan dalam memahami tata bahasa yang jelas berbeda dari tata bahasa bahasa Indonesia. Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya kesulitan-kesulitan tersebut diatas, baik faktor dari si pembelajar itu sendiri, faktor guru/sekolah, serta faktor lingkungan. Dari ketiga faktor diatas, faktor siswa akibat kurangnya motivasi menjadi tantangan tersendiri bagi guru untuk mengatasinya.
Sementara penggunaan computer dalam pengajaran dikenal dengan sebutan CALL atau Computer-Assisted Language Learning. Penggunaan computer atau CALL ini digunakan secara umum untuk presentasi didalam kelas dan dapat terkoneksi baik secara langsung ataupun tidak langsung dengan internet. Sementara itu, perkembangan internet yang semakin luas dan jauh menjangkau dalam kehidupan masyarakat, juga termasuk diantaranya bidang pendidikan menjadikan internet menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam dunia pendidikan sekarang ini. Kehadiran dan perkembangan ICT (Information and Communication Technology) atau yang lebih popular dengan sebutan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) membawa angin perubahan yang berdampak besar terhadap proses belajar mengajar didalam kelas.