Studying Addict

When Studying is A Life Style

Latest Post

Menjadi seorang guru yang tidak hanya ‘capable’ dalam melakukan tugasnya didalam kelas tetapi juga ‘able’ untuk tetap mengikuti perkembangan jaman menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi saya. Menggunakan istilah sekarang, maka seorang guru harus mampu melakukan pekerjaannya baik secara ‘offline’ atau hadir secara nyata didepan siswa didalam kelas juga harus mampu hadir secara ‘online’, terlebih disaat ketika pandemi sedang terjadi seperti sekarang ini.

Mungkin, adanya pandemic menjadi ‘blessing in disguise’ tersendiri. Dimana sekarang guru harus mampu menghadirkan proses pembelajaran dengan berbasis TIK. Artinya guru sekarang dituntut untuk dapat paling tidak menguasai pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengoperasikan computer serta aplikasi yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Sejak covid-19 melanda dan merubah kehidupan kita diberbagai bidang, termasuk didalamnya bidang Pendidikan. Secara langsung ataupun tidak langsung, guru harus mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Banyaknya aplikasi yang tersedia untuk menunjang proses pembelajaran, baik yang berbayar ataupun tidak juga menjadis sebuah phenomena yang menarik. Namun tentunya pemilihan dari aplikasi yang akan kita gunakan untuk kita tentunya didasarkan dengan kebutuhan, lokasi, serta fasilitas sarana dan prasarana yang tersedia disekolah dan juga yang dimiliki oleh siswa.

Pemerintah dengan Portal Rumah Belajar (https://belajar.kemdikbud.go.id/) memberikan sebuah alternative bagi kita sebagai guru. Dimana kita diberikan kesempatan tidak hanya dapat mempergunakan fasilitas tersebut secara gratis, tetapi kita juga dapat berkontribusi dengan cara mengirimkan video pembelajaran hasil dari kreasi kita sendiri. Kolaborasi dari guru-guru se-Indonesia tentunya akan menjadikan Portal Rumah Belajar menjadi lebih besar, lebih lengkap, dan lebih mampu menjawab tantangan dari kemajuan dunia Pendidikan dengan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Sebagai seorang guru yang berasal bukan dari daerah perkotaan, mengikuti kegiatan program Peningkatan Kompetensi TIK Guru UNESCO dan menjadi Duta Rumah Belajar 2020 merupakan suatu kebanggan tersendiri. Menjadi Duta berarti mempunyai kesempatan untuk dapat berbagi banyak hal, seperti berbagi informasi dan pengetahuan, mempunyai kesempatan untuk dapat menjalin kerjasama dengan guru-guru dari seluruh Indonesia.

Menjadi Duta Rumah Belajar tidak hanya mensosialisasikan Portal Rumah Belajar kepada guru-guru ataupun siswa, tetapi juga mengajak kepada guru-guru yang mempunyai kapabilitas untuk turut berkontribusi dalam memperbanyak content dari portal itu sendiri. Sehingga bagi saya pribadi, Duta Rumah Belajar menjadi semacam refleksi dari guru Indonesia yang mampu berkreasi, mampu berbuat sesuatu untuk menjadikan Pendidikan Indonesia menjadi lebih baik, khususnya dalam pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. 

Terlepas menjadi seorang Duta Rumah Belajar, atau dengan status Sahabat Rumah Belajar sekarang, membuat kita semakin menyadari bahwa kita dapat berbuat sesuatu tidak hanya untuk diri kita sendiri, melainkan kita dapat berbuat banyak untuk orang lain, khususnya dengan guru-guru lain dengan maksud bukan untuk menggurui tetapi saling berbagi. Karena berbagi itu indah … Maka tetaplah berbagi untuk sesama … Thank you!

 


Salah satu kejadian tak terlupakan ketika mengikuti program ILEP (International Leaders in Education Program) di Amerika adalah ketika mendapatkan kesempatan untuk menghabiskan liburan di salah satu objek wisata terkenal di dunia, yakni Air Terjun Niagara.
Momen tersebut menjadi tidak terlupakan karena ketidaksengajaan dari pose kami yang berasal dari beberapa negara menarik perhatian wartawan lokal, James Neiss, dari suratkabar lokal 'Niagara Gazette' (www.niagara-gazette.com). Dia meminta kami untuk berpose ... Tentu saja tawaran tersebut tidak kami sia-siakan .... :) 

Suasana ruang guru yang biasanya terisi beberapa guru, hari itu terlihat lebih ramai dari biasanya. Walaupun pandemi sedang melanda kami, namun kami tetap menunaikan tugas tetap menerapkan protokol kesehatan.

Alhamdulillah, bertepatan dengan rapat bulanan Dewan Guru SMA Negeri 1 Mandastana, Kepala Sekolah, Bapak Arjudin, S.Pd., M.I.Kom. memberikan kesempatan kepada saya untuk mengadakan sosialisasi tentang kegiatan PembaTIK Level 4 dan Rumah Belajar. 


 

Semangat semua!!!

Kesempatan berbagi dengan rekan-rekan sejawat dalam Kegiatan Optimalisasi Pembelajaran Daring dan Sosialisasi Inovasi Rumah Belajar dan PembaTIK.

Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru mata pelajaran Bahasa Inggris dari SMA se Kabupaten Barito Kuala, diantaranya SMA Negeri 1 Mandastana, SMA Negeri 1 Tamban, SMA Negeri 1 Alalak, SMA Negeri 1 Marabahan serta sekolah lainnya dan dibuka oleh Ketua MKKS Kabupaten Barito Kuala, H. Rasyidi, S.Pd., M.M. 



Alhamdullilah ... Kegiatan berlangsung dengan lancar ....




 Some Websites to Visit:

MIT BLOSSOMS Project:

https://blossoms.mit.edu/

Teachers from around the world have created video lesson plans on science, technology, engineering, and math subjects. These videos use a blended learning model, where the master teacher explains an activity, then a local teacher will stop the video and lead her or his students in the activity before continuing the video. 

Edpuzzle:

https://edpuzzle.com

Using videos from the internet (YouTube, Khan Academy, National Geographic…) teachers can insert questions for students to answer.  Questions can be multiple choice, true or false, and short answers.  Students can watch the videos independently, at home or school, and teachers can grade answers.  Edpuzzle is a free site.

Quizziz:

https://quizizz.com/

Quizizz is a game like question and answer website.  Teachers can create their own questions or search a topic for already made questions.  Students can use computers or phones to answer the questions.  Results are displayed so the teacher and students can see and compete against one another.

Code.org

https://code.org/

This website is dedicated to teaching students how to do computer programming. There are lessons that students can follow at their own pace to learn different types of programming languages, from beginning to advanced. They also have video tutorials and contests. Each year, this website sponsors an Hour of Code worldwide activity. The site is available in Bahasa Indonesia.

Bahasa merupakan media ataupun alat yang membantu manusia berinteraksi antara satu dengan lainnya. Dengan  bahasa, baik lisan, tulisan ataupun isyarat, komunikasi akan terjalin serta terjadi kontak sosial. Bahasa merupakan produk sosial atau budaya dari suatu kelompok masyarakat. Didalam tatanan masyarakat modern dewasa ini, serta semakin berkembangnya teknologi, bahasa inggris memegang peranan penting dalam komunikasi yang tidak hanya dibatasi oleh batas-batas geografis suatu negara, tetapi lebih jauh dari itu. Sehingga tidak mengherankan apabila bahasa Inggris digunakan hamper disemua belahan dunia untuk menjembatani perbedaan bahasa serta menjalin komunikasi antar penduduk dunia.

Sama halnya dengan Indonesia, dimana bahasa inggris juga diajarkan di sekolah-sekolah walaupun diajarkan sebagai bahasa asing. Mungkin, hal itulah yang menyebabkan banyaknya kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh pembelajar di Indonesia untuk menguasai bahasa Inggris.

Kesulitan-kesulitan ini bermacam-macam, mulai dari kesulitan mengucapkan kata, kesulitan dalam menuliskan atau mencari diksi yang sesuai, kesulitan dalam memahami makna atau konteks, dan juga kesulitan dalam memahami tata bahasa yang jelas berbeda dari tata bahasa bahasa Indonesia. Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya kesulitan-kesulitan tersebut diatas, baik faktor dari si pembelajar itu sendiri, faktor guru/sekolah, serta faktor lingkungan. Dari ketiga faktor diatas, faktor siswa akibat kurangnya motivasi menjadi tantangan tersendiri bagi guru untuk mengatasinya.

Sementara penggunaan computer dalam pengajaran dikenal dengan sebutan CALL atau  Computer-Assisted Language Learning. Penggunaan computer atau CALL ini digunakan secara umum untuk presentasi didalam kelas dan dapat terkoneksi baik secara langsung ataupun tidak langsung dengan internet. Sementara itu, perkembangan internet yang semakin luas dan jauh menjangkau dalam kehidupan masyarakat, juga termasuk diantaranya bidang pendidikan menjadikan internet menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam dunia pendidikan sekarang ini. Kehadiran dan perkembangan ICT (Information and Communication Technology) atau yang lebih popular dengan sebutan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) membawa angin perubahan yang berdampak besar terhadap proses belajar mengajar didalam kelas.

Cannery (2014) menyimpulkan bahwa penggunaan internet  dalam pengajaran bertujuan: (1) internet sebagai teknologi informasi, (2)internet sebagai teknologi komunikasi, dan (3) internet sebagai teknologi mobile (bergerak) dan sosial. Sehingga dia menyimpulkan bahwa penggunaan internet menyebabkan terjadinya exposure terhadap bahasa Inggris serta kesempatan yang luas untuk menggunakan dan berinteraksi dengan bahasa tersebut. 

Ada beberapa poin yang dapat digarisbawahi dalam penggunaan ICT dalam pengajaran bahasa didalam kelas, yakni (1) ICT sangat mendukung prinsip pembelajaran modern dan dapat membantu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar, (2) Guru dan siswa saling berbagi peran sehingga guru tidak selalu memonopoli proses belajar mengajar, dan (3) penggunaan ICT mengarah pada penggunaan media pembelajaran yang lebih menarik dan menantang bagi siswa.

ICT dalam pengajaran bahasa dapat dilihat dari banyaknya konten web yang berisikan pembelajaran bahasa, adanya kamus online, presentasi powerpoint, penggunaan flash, serta aktifitas lainnya. Integrasi ICT dalam pengajaran bahasa didalam kelas dapat mendukung pengajaran dan pemerolehan kosakata baru, penggunaan opini dan cara mengekspresikannya secara langsung dengan mengacu pada penutur asli, latihan tata bahasa, ataupun teks-teks yang berisikan informasi beragam jenis.

Keuntungan penggunaan ICT dalam pengajaran bahasa, diantaranya adalah (1) kemudahan mengakses informasi yang diperlukan kapan dan dimana saja, penggunaan kertas yang lebih sedikit, serta banyaknya pilihan yang dapat disesuaikan dengan minat dan ketertarikan terhadap topik atau bidang tertentu, (2) kemudahan untuk lebih mengerti tentang penggunaan bahasa dan budaya oleh penutur asli sehingga tidak perlu harus pergi ke negara penutur, tetapi cukup dengan melihat konten-konten yang berisikan penggunaan, pengekspresian serta berkomunikasi secara baik dan benar menggunakan bahasa Inggris, (3) dengan pemanfaatan yang tepat, siswa tidak hanya menjadi pasif tetapi menjadi aktif dalam mencari, mempelajari dan menggunakan bahasa Inggris sesuai dengan konteksnya, siswa juga akan lebih banyak berlajar berbagi serta belajar secara kolaboratif dengan siswa lain, dan yang terpenting adalah siswa mampu belajar secara mandiri tanpa ketergantungan dengan guru, serta meningkatkan antusiasme dalam belajar.

Dengan menggunakan ICT, maka guru dan siswa mempunyai kesempatan yang luas  untuk dapat (1) meningkatkan, melengkapi serta meng-update kemampuan bahasa Inggris mereka, (2) berbagi dan mencari sumber refensi sebanyak-banyaknya, (3) bekerja sama antara guru-guru ataupun siswa-siswa dari luar negeri, (4) mempublikasikan  secara langsung karya-karya mereka, (5) berkomunikasi anpa adanya batasan ruang dan waktu, (5) mengakses media dan metodologi pembelajaran teranyar.

Penggunaan ICT dalam pengajaran bahasa dapat digunakan oleh guru sebagai alat meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menunjukkan secara langsung bahwa sebagian besar konten yang terdapat di internet menggunakan bahasa Inggris, guru juga harus bias memberikan contoh bagaimana menggunakan ICT yang tepat saat mempelajari bahaasa Inggris secara online. Guru juga harus memberikan kebebasan yang bertanggungjawab kepada siswa untuk berkmunikasi secara langsung melalu e-mail ataupun aplikasi lainnya dengan sepengetahuan guru, dan yang terakhir guru harus rutin memberikan tugas dimana siswa harus mampu memanfaatkan ICT dalam menyelesaikan tugas mereka tersebut. 


MKRdezign

{facebook#nazar_bjm@yahoo.com} {google-plus#mrnazar@gmail.com} {youtube#MUHAMMAD NAZARUDDIN} {instagram#@mrnazar34}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget